Jadwal sholat

Minggu, 07 November 2010

Cinta dlm hening

Duhai gadis, maukah ku beritahukan
padamu bagaimana mencintai
dengan indah? Inginkah ku bisikkan
bagaimana mencintai dengan
syahdu..
Maka dengarlah..
Gadis, Saat ku jatuh cinta..
Tak akan ku berucap..
Tak akan ku berkata..
Namun ku hanya akan diam..
Saat ku mencintai, takkan pernah ku
menyatakan.
Tak akan ku menggoreskan..
Yang ku lakukan hanyalah diam..
Aku tahu, cinta adalah fitrah..sebuah
anugrah tak terperih..
Karena cinta adalah kehidupan.
Karena rasa itu adalah cahaya. Aku
tahu, hidup tanpa cinta, bagaikan
hidup dalam gelap gulita.. Namun..
Saat rasa itu menyapa, maka hadapi
dgn anggun. Karena rasa itu ibarat
belenggu pelangi, dengan begitu
banyak warna. Cinta terkadang
mbuatmu bahagia, namun tak
jarang mbuatmu menderita. Cinta
ada kalanya manis bagaikan gula,
Namun juga mampu memberi pahit
yang sangat getir. Cinta adalah
perangkap rasa.. Sekali kau salah
berlaku, maka kau akan
terkungkung dalam waktu yang
lama dalam lingkaran derita.
Maka gadis, Agar kau dapat keluar
dari belenggu itu. Dan mampu
melaluinya dgn anggun.. Maka
mencintailah dalam hening. Dalam
diam.. Tak perlu kau lari, tak perlu
kau hindari. Namun juga, jangan
kau sikapi dgn berlebihan. Jangan
kau umbar rasamu. Jangan kau
tumpahkan segala sukamu..
Cobalah merenung sejenak dan
fikirkan dgn tenang.. Kita percaya
takdir bukan? Kita tahu dengan
sangat jelas... Dia, Allah telah
mengatur segalanya dengan begitu
rapinya? Jadi, apa yang kau
risaukan? Biarkan Allah yg
mengaturnya, Dan yakinlah di
tangan-Nya semua akan baik-baik
saja..
Cobalah renungkan... Dia yang kau
cinta, belum tentu atau mungkin tak
akan pernah menjadi milikmu.. Dia
yang kau puja, yang kau ingat saat
siang dan yang kau tangisi ketika
malam, Akankah dia yang telah
Allah takdirkan denganmu?
Gadis, kita tak tahu dan tak akan
pernah tahu.. Hingga saatnya tiba..
Maka, ku ingatkan padamu, tidakkah
kau malu jika smua rasa telah kau
umbar... Namun ternyata kelak
bukan kau yg dia pilih untuk
mendampingi hidupnya? Gadis,
Karena cinta kita begitu agung untuk
di umbar.. Begitu mulia untuk di
tampakkan.. Begitu sakral untuk di
tumpahkan..
Dan sadarilah gadis, fitrah kita
wanita adalah pemalu, Dan kau
indah karena sifat malumu.. Lalu,
masihkah kau tampak menawan jika
rasa malu itu telah di nafikan?
Masihkah kau tampak bestari jika
malu itu telah kau singkap.. Duhai
gadis, jadikan malu sebagai
selendangmu.. Maka tawan hatimu
sendiri dalam sangkar keimanan..
Dalam jeruji kesetiaan.. Yah..
Kesetiaan padanya yg telah Allah
tuliskan namamu dan namanya di
Lauhul Mahfuzh.. Jauh sebelum
bumi dan langit dicipta..
Maka cintailah dlm hening. Agar jika
memang bukan dia yg ditakdirkan
untukmu, Maka cukuplah Allah dan
kau yg tahu segala rasamu.. Agar
kesucianmu tetap terjaga.. Agar
keanggunanmu tetap terbias..
Maka, ku beritahukan padamu,
Pegang kendali hatimu..Jangan kau
lepaskan. Acuhkan semua godaan
yg menghampirimu.. Cinta bukan
untuk kau hancurkan, bukan untuk
kau musnahkan.. Namun cinta
hanya butuh kau kendalikan, hanya
cukup kau arahkan..
Gadis... yg kau butuhkan hanya
waktu, sabar dan percaya..
Maka, peganglah kendali hatimu,
Lalu..Arahkan pd Nya.. Dan cintailah
dalam diam.. Dalam hening.. Itu
jauh lebih indah..
Jauh lebih suci